Prompt Edit Photo AI Paling Viral, Bikin Foto Biasa Jadi Luar Biasa

Prompt Edit Photo AI Paling Viral, Bikin Foto Biasa Jadi Luar Biasa


Di era serba AI seperti sekarang, edit foto pakai AI bukan lagi hal ribet atau mahal. Cukup dengan satu prompt AI yang tepat, foto biasa bisa berubah jadi super estetik, sinematik, bahkan terlihat seperti hasil fotografer profesional. Tak heran kalau prompt edit foto AI viral terus bermunculan di TikTok, Instagram, dan berbagai platform kreator lainnya.


Nah, kalau kamu sering penasaran “kok bisa hasil edit AI orang lain keren banget?” jawabannya ada di cara menulis prompt edit foto AI yang benar. Di artikel ini, kamu akan menemukan beberapa contoh prompt edit photo AI terbaru dan viral, lengkap dengan gaya edit yang lagi tren—mulai dari foto realistis, kartun AI, cinematic look, sampai efek estetik kekinian.


Yuk, simpan dan praktikkan contoh prompt-nya satu per satu. Siapa tahu, foto kamu berikutnya bisa ikut viral juga.

Prompt 1 :

Versi Indonesia :

Potret ekspresif dan penuh warna dari seorang pria (foto yang terupload) yang menatap ke atas dengan rasa takjub dan keingintahuan seperti anak kecil. la mengenakan kacamata besar berwarna oranye terang dengan lensa berwarna penuh yang lembut menyebarkan cahaya. Wajahnya dirender menggunakan goresan sketsa hitam yang tebal dan dinamis-longgar namun penuh intensi- menangkap emosi mentah dan karakter yang kuat. Latar belakang tersusun dari lapisan halaman koran bertekstur, terlihat jelas namun menyatu secara organik. Percikan cat energik berwarna biru cerah dan oranye hangat meledak di seluruh komposisi, menambah kesan gerak dan kontras. Karya ini memadukan realisme dengan ekspresionisme abstrak secara mulus, membangkitkan tema kepolosan, harapan, imajinasi, dan kebebasan kreatif. Tekstur painterly, kontras tinggi, dan estetika editorial fine-art. Rasio 4:5.


Versi Inggris :

An expressive and colorful portrait of a man (photo uploaded) gazing upward with childlike wonder and curiosity. He wears large, bright orange glasses with tinted lenses that softly diffuse the light. His face is rendered using bold, dynamic black sketch strokes—loose yet intense—capturing raw emotion and strong character. The background is composed of layers of textured newspaper pages, clearly defined yet organically blended. Energetic splashes of bright blue and warm orange paint explode throughout the composition, adding a sense of movement and contrast. The work seamlessly blends realism with abstract expressionism, evoking themes of innocence, hope, imagination, and creative freedom. Painterly texture, high contrast, and a fine-art editorial aesthetic. 4:5 ratio.

Hasilnya :



Prompt 2 :

Versi Indonesia :

Buat sebuah adegan sinematik hiper-realistis di mana saya keluar dari postingan Instagram saya sendiri.

Rekonstruksi tampilan antarmuka Instagram agar sesuai dengan halaman asli saya, termasuk username, foto profil, tata letak postingan, ikon interaksi (like, komentar, share), serta navigation bar.

Tempatkan saya di area gambar postingan, lalu atur ulang posisi tubuh sehingga terlihat seolah-olah saya benar-benar keluar dari layar ponsel, dengan satu kaki menjulur penuh ke arah penonton.

Gunakan perspektif 3D. Tambahkan pecahan kaca dan elemen piksel digital di area layar yang terlihat pecah.

Gunakan pencahayaan ultra-realistis, tekstur kulit alami, dan cinematic depth of field untuk hasil yang sangat detail dan dramatis.


Versi Inggris :

Create a hyper-realistic cinematic scene where I emerge from my own Instagram post.

Reconstruct the Instagram interface to match my actual page, including my username, profile picture, post layout, interaction icons (like, comment, share), and navigation bar.

Place me in the post's image area, then reposition my body so it looks as if I'm actually emerging from the phone screen, with one leg extended fully toward the viewer.

Use a 3D perspective. Add broken glass and digital pixel elements to the areas of the screen that appear broken.

Use ultra-realistic lighting, natural skin textures, and cinematic depth of field for a highly detailed and dramatic result.


Hasilnya : 



Prompt 3:

Versi Bahasa Indonesia

Potret close-up sinematik ultra-realistis dari seorang pria muda (menggunakan bentuk dan wajah pada referensi) dengan kulit basah berkilau dan lembap, hujan ringan jatuh alami di dahinya. Tetesan air halus menempel di wajah dan rambut, meningkatkan tekstur kulit dan realisme kelembapan.

la mengenakan kacamata hitam persegi ramping, sedikit disentuh dengan ujung jarinya; tetesan air kecil terlihat di lensa, menangkap highlight cahaya. Pencahayaan dramatis low-key dengan bayangan dalam membentuk wajah, menonjolkan struktur tulang pipi yang tajam, mata yang intens, dan detail mikro kulit. Lighting menciptakan kontras sinematik dengan pantulan lembut di kacamata.

la mengenakan sweater turtleneck hitam yang menyatu mulus dengan latar gelap minimalis, membuat fokus tetap pada wajah dan gestur tangan. Tangan sangat detail: buku jari tegas, jari ramping, urat terlihat alami, kuku bersih, dan cincin perak metalik dengan batu hitam di salah satu jari. Diambil dengan lensa 85mm pada f/1.4, depth of field ultra-shallow, fokus sangat tajam pada mata, jari, dan tetesan air.

Kontras tinggi, tekstur taktil, estetika fotografi editorial fashion, presisi hyper- realistis, mood sinematik, hasil akhir premium setara majalah kelas atas.


Versi Bahasa Inggris :

An ultra-realistic cinematic close-up portrait of a young man (using the shape and face of the reference) with wet, glistening skin, as light rain falls naturally on his forehead. Fine water droplets cling to his face and hair, enhancing the texture of the skin and the realism of the moisture.

He wears sleek, rectangular sunglasses, lightly touched with his fingertips; tiny water droplets are visible on the lenses, catching highlights. Dramatic, low-key lighting with deep shadows shapes the face, highlighting the sharp cheekbones, intense eyes, and micro-details of the skin. The lighting creates a cinematic contrast with the soft reflections in the glasses.

He wears a black turtleneck sweater that blends seamlessly with the dark, minimalist background, keeping the focus on his face and hand gestures. His hands are highly detailed: defined knuckles, slender fingers, naturally visible veins, clean nails, and a metallic silver ring with a black stone on one finger. Shot with an 85mm lens at f/1.4, the depth of field is ultra-shallow, with the eyes, fingers, and water droplets in sharp focus.

High contrast, tactile textures, fashion editorial photography aesthetics, hyper-realistic precision, cinematic mood, premium finish comparable to high-end magazines.


Ok untuk hasilnya silahkan posting di komentar ya