Cari Tahu Tentang Content Creator dan Copy Writting

Cari Tahu Tentang Content Creator dan Copy Writting

Content Creator dan Copy writting


Content creator adalah seseorang yang bertanggung jawab untuk setiap informasi di media, terutama media digital dan memiliki target audiens tertentu. 

Content Creator lebih berfokus pada menciptakan branding dan menarik traffic untuk tren yang sedang menjadi trending.


Beberapa ciri content creator yang dapat kita temui adalah:

  • Memakai banyak platform untuk menyebarkan konten mereka. Selain media sosial seperti Facebook, Instagram, atau YouTube, mereka juga memakai blog, infografik, maupun e-book untuk menyebarkan konten.
  • Tidak semua pencipta konten adalah selebriti maupun blogger ternama.
  • Tidak perlu menjadi figur publik untuk bisa menjadi content creator.

Menjadi Content Creator yang Sukses

  • Rajin Membaca

Rajin-rajinlah membaca, terutama soal industri yang sedang dijalani. Hal ini akan berpengaruh terhadap proses penciptaan konten. Dengan literasi yang banyak konten yang dibuat akan sesuai dengan kondisi kebutuhan saat ini. Tidak hanya itu, konten juga bisa jadi akan sesuai dengan apa yang diinginkan oleh audiens.

  • Pelajari audiens

Hal ini masih berkaitan dengan kebiasaan yang pertama. Selain mempelajari industrinya, seorang pencipta konten juga mesti mempelajari audiens dari industri tersebut.

Pada akhirnya, audienslah yang akan menilai konten yang kita buat. Content creator yang baik, umumnya harus, mengetahui audiensnya luar dalam.

  • Buat Konten yang orisinal

Konten orisinal di sini maksudnya adalah konten yang menjadi gaya dan ciri khas dari kamu. Gaya dan ciri khas inilah yang akan membedakan dari Content Creator yang lain.


Tugas dan Tanggung Jawab Content Creator


Tugas dan tanggung jawab utama seorang content creator adalah sebagai berikut:

  1. Menulis, meninjau, mengedit, dan membuat konten untuk platform yang digunakan perusahaan untuk marketing.
  2. Melakukan riset dan interview untuk mempelajari tren terkini serta dalam pengembangan konten.
  3. Bekerja sama dengan tim kreatif untuk mempersiapkan materi promosi.
  4. Menggunakan media sosial untuk consumer engagement, merespons komplain, dan mempromosikan produk/layanan perusahaan.
  5. Berkolaborasi dengan departemen internal untuk melakukan campaign mulai dari proses hingga evaluasi.
  6. Monitoring media sosial dan company website.
  7. Meningkatkan traffic melalui konten yang dibuat.


Copywriting

Copywriting adalah salah satu teknik dalam penulisan yang digunakan supaya tulisan yang dibuat tersebut dapat mempengaruhi tindakan pembacanya sesuai dengan tujuan dari tulisan tersebut. Lebih mudahnya, ketika seseorang membuat sebuah tulisan, maka tulisan tersebut dapat menarik minat dari pembaca untuk membaca konten tersebut.


Penulis naskah iklan lazim disebut copywriter, sedangkan naskah atau teksnya disebut dengan copy atau copywriting. 


Teknik Copywriting

salah satu teknik yang banyak digunakan oleh seorang copywriting dalam mengerjakan tugas yang dimilikinya. Teknik copywriting tersebut adalah AIDA (Attention, Interest, Desire, Action).


1. Attention (perhatian)

Dalam membuat sebuah copy, maka hal yang perlu adalah tulisan atau copy yang kita buat dapat menarik perhatian dari pembaca atau konsumen. Sehingga, konsumen yang kita sasar dapat mengetahui maksud dan tujuan penyampaian konten. 


2. Interest (menarik)

Setelah pembaca mulai tertarik dengan tulisan yang dibuat buat, maka anda harus membuat tulisan atau copy yang dapat meningkatkan minat untuk membaca lebih dalam lagi. Konten yang harus anda buat harus menarik dan tidak membuat pembaca merasa bosan.


3. Desire (keinginan)

Selanjutnya, hal yang harus anda perhatikan adalah membuat pembaca lebih tertarik secara emosi dan logika. Tahap ini lebih dalam daripada proses interest. Anda harus dapat memainkan kedua hal tersebut agar dapat meningkatkan kemungkinan pembaca untuk lebih tertarik dengan copy yang anda sajikan.


4. Action (tindakan)

Tahap terakhir adalah pembaca melakukan tindakan sesuai dengan tulisan yang anda buat. Biasanya, fitur yang ditambahkan adalah tombol CTA untuk diarahkan pada menu atau produk selanjutnya. Tahap ini banyak digunakan pada proses penjualan, pembelian, pembuatan akun, dan lain sebagainya.


Dalam membuat sebuah copy, anda dapat memperhatikan berbagai hal terlebih dahulu dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai.


1. Melakukan research competitor

Sebelum membuat sebuah copy, anda perlu memastikan dan melakukan riset mengenai kompetitor yang menjadi pesaing bisnis anda. Kami analogikan seperti ketika anda pergi mendaki gunung, anda harus memastikan membawa kebutuhan yang tepat untuk dapat mendaki gunung sama dengan wisatawan yang lain. Riset kompetitor ini sangat penting untuk melihat tingkat keberhasilan awal dalam memulai bisnis anda. Serta, untuk memastikan lingkungan, dan pesaing bisnis anda secara nyata.


2. Memahami maksud dan tujuan dari produk

Kemudian, anda juga harus memperhatikan maksud dan tujuan dari produk yang akan anda tambahkan copy di dalamnya. Pastikan jika tulisan yang anda buat telah sesuai dengan tujuan dan konteks bisnis yang ingin dicapai. 


3. Menentukan headline yang tepat

Selanjutnya, anda juga perlu memperhatikan bagian headline atau judul yang akan anda tulis pada sebuah artikel, blog, dan lain – lain. Headline juga merupakan faktor penting yang biasanya dilihat oleh para pembaca. Jika judul yang anda buat menarik, maka akan meningkatkan kemungkinan konsumen untuk membaca tulisan anda.


4. Menulis copy yang berkualitas dan sesuai fakta

Copy yang akan dibuat juga harus memperhatikan kualitas dan sesuai dengan fakta. Konsumen akan sangat puas dan percaya pada produk yang dikembangkan apabila copy yang dibuat memang sesuai dengan kondisi produk yang ada. Jangan terlalu melebih – lebihkan produk atau layanan dalam membuat sebuah copy. Anda perlu untuk mengatur dan menyesuaikan setiap tulisan yang dibuat. 


5. Mengakhiri copy dengan kalimat yang persuasif

Dan cara terakhir yang harus anda perhatikan adalah menggunakan kalimat yang lebih persuasif. Setelah anda menyampaikan produk anda secara jelas, maka langkah selanjutnya adalah memberikan tulisan yang dapat mempengaruhi minat dan tindakan pembaca selanjutnya. Sehingga, pembaca tidak akan bosan dengan konten yang disajikan.